Menyusun Rute yang Masuk Akal
Label 01 — Arah & urutanRute yang baik bukan yang memuat paling banyak tempat, melainkan yang jarak antartitiknya tidak saling membatalkan. Mulailah dari satu titik jangkar per hari — satu tujuan utama yang benar-benar ingin didatangi — lalu isi sisanya dengan tempat yang searah. Cara ini menahan godaan melompat dari ujung ke ujung kota hanya karena semuanya tampak dekat di peta.
Perkirakan waktu tempuh dengan jujur, termasuk jalan kaki dari titik turun ke pintu masuk, antre tiket, dan istirahat. Menyisakan satu jam kosong di sore hari umumnya lebih berguna daripada memaksakan agenda tambahan yang membuat seluruh jadwal berikutnya ikut bergeser.
Kunci tanggal
Tetapkan hari berangkat dan pulang lebih dulu; keputusan lain menyesuaikan kerangka itu.
Pilih jangkar
Satu tujuan utama per hari, sisanya pendukung yang berada di arah yang sama.
Kelompokkan wilayah
Gabungkan tempat yang berdekatan supaya perpindahan tidak memakan separuh hari.
Beri jeda
Sisipkan satu blok kosong tiap hari sebagai bantalan bila ada keterlambatan.
Siapkan cadangan
Tentukan satu alternatif dalam radius dekat untuk situasi cuaca atau tempat tutup.
Kalau salah satu jangkar harian adalah tempat makan, taruh di jam yang tidak berimpit dengan puncak keramaian. Cara memilih tempat makan dan mengurutkan menu dibahas di seksi kuliner, dan catatannya bisa langsung ditempel ke rute harian.